SINERGI MAHASISWA UM BERSAMA DESA MADIREDO, MENGOLAH SAMPAH MENJADI KOMPOS ORGANIK

Desa Wisata Madiredo

SINERGI MAHASISWA UM BERSAMA DESA MADIREDO, MENGOLAH SAMPAH MENJADI KOMPOS ORGANIK

Pandemi COVID-19 memberi dampak pada banyak faktor bahkan terhenti, masih banyak kesempatan untuk melakukan aktivitas yang bermanfaat bagi masyarakat, tentu aktivitas tersebut dilaksanakan sesuai protokol pencegahan penyebaran COVID-19. Begitu pula aktivitas Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Negeri Malang (UM) yang tahun ini dilangsungkan secara daring. Mahasiswa UM yang tahun ini melakukan KKN di Desa Madiredo, Kecamatan Pujon, Kabupaten Malang menggagas beberapa program kerja, salah satunya pengolahan limbah sampah menjadi kompos aerob.

Mahasiswa KKN UM Desa Madiredo memberikan usulan berupa solusi untuk pengolahan limbah dengan media menggunakan tong kompos dan drum cat menjadi kompos aerob. Limbah organik yang paling banyak terdapat di TPST adalah rumput gajah atau rumput yang memiliki serat dan kandungan air yang banyak didalamnya. Limbah tersebut sulit terurai karena banyaknya serat didalamnya sehingga membutuhkan waktu yang sangat lama untuk menjadikannya kompos.Guna memberikan solusi kepada pengelola TPST mahasiswa KKN UM Desa Madiredo memberikan dua cara, yang pertama pengolahan kompos menggunakan media semen sebagai wadahnya dan yang kedua menggunakan media tong sebagai wadahnya pula. Setelah diskusikan dengan Bapak Bambang selaku pengelola TPST beliau menyetujui praktek pembuatan kompos menggunakan media tong sebagai wadah yang nantinya berguna untuk mengetahui seberapa berhasilnya kompos yang telah dibuat. Tidak hanya melakukan praktek di TPST desa Madiredo, mahasiswa KKN UM juga membuat “Modul Kompos” sebagai panduan untuk para pengelola TPST desa Madiredo.

No Comments

Add your comment